Subang, Bomen News.id –
Pembangunan Peningkatan Jalan Cijambe – Cimenteng di Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe sangat tidakmendukung dengan Program Subang ngabret.
Pasalnya Pembangunan Peningkatan Jalan Hotmik dengan Anggaran dari APBD dua Sebesar Rp.905.955.215.00, yang dikerjakan oleh Pemenang Tender CV.BARRAH yang waktu pengerjaannya Pengaspalan Hotmik hanya menggunakan alat Berat Mesin Lindas ( Stum) tidak tidak dibarengi Pelicin aspal sehingga hasilnya tidak memuaskan alias Asal Jadi sehingga Jalan di lewati oleh sejumlah kendaraan sangat tidak rata ujar para Pengemudi salah satunya Arjuna Ireng warga desa Cirangkong.
.
Ita Suherlan,S.Pd, merupakan Tokoh masyarakat Kecamatan Cijambe mengomentari Perihal Pembangunan Peningkatan Jalan dengan Beton Hotmik yang dikerjakan oleh CV.BARRA dengan anggaran Rp.905 juta anggaran segitu dari mulai Perbatasan Cijambe- Cirangkong hingga Pengkolan Laban hanya beberapa ratus Meter sajah.
Akan tetapi hasil pekerjaannya sangat tipis dan tidak merata alias renjul, Kami sebagain warga masyarakat sangat kecewa pada hasil pekerjaan Pemborong seperti ini, kami mewakili warga masyarakat berkeberatan memohon dan melaporkan kepada pihak Pemerintah Kab Subang agar di perketat pengawasannya di saat pelaksanaan pengerjaan Proyek .
Kami meminta Bupati Maupun wakil Bupati Subang agar lebih Galak kepada para pengusaha Nakal yang mengutamakan Keuntungan tidak mendukung pada Program Subang Ngabret Jalan Leucir lebih baik Coret jangan dikasih lagi pekerjaan.
Ita Suherlan menambahkan, alangkah bagusnya pembangunan peningkatan Jalan Kabupaten itu di barengi dengan Pembangunan draenasenya, karena musuh Aspal itu adalah Air.
jika drainase atau saluran airnya tidak dibangun air nya akan mengalir dari atas bukit masuk kejalan hotmik pun akan cepat rusak ,” ujar Tokoh masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Subang H.Ahmad Wmin ST,M.Si, saat di Konfirmasi melalui tepon bahkan di WA pun tidak memberikan Jawaban.
(H. Ade)
