SUBANG, BOMEN NEWS.ID –
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Subang menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Tahun 2025 bertempat di Gedung BRIN Subang, Jalan K.S. Tubun No. 5, Cigadung, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.
RAKERDA ini diikuti oleh serta Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS Kabupaten Subang, Ketua dan Sekretaris Bidang DPD PKS Kabupaten Subang, dan Ketua DPC PKS se-Kabupaten Subang.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Aang Kuvaini, S.Hut.,M.Si., Ketua BPPD4 PKS Jawa Barat Ir. Nurul Fathoni, Wakil Bupati Subang sekaligus Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kabupaten Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dr. H. Encep Sugiana, MHKes.
Dalam sambutannya, Ketua DSW PKS Provinsi Jawa Barat Dr. Aang Kuvaini menyoroti kuatnya peran generasi muda dalam pelaksanaan RAKERDA Subang.
Ia juga menegaskan pentingnya kepemimpinan yang memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil dan berkontribusi saat ini, bukan sekadar menjadi pemimpin masa depan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar seluruh program yang disusun tidak hanya berdampak bagi internal partai, tetapi juga memberi manfaat luas bagi masyarakat. Menurutnya, semangat melayani harus dimaknai secara proaktif.
“Melayani itu bukan seperti dokter yang menunggu pasien datang, tetapi mencari siapa yang bisa ditolong,” jelasnya.
Dalam arahannya, Dr. Aang juga menekankan agar kader tidak terjebak pada pencitraan semata dan tetap menjaga keikhlasan dalam berbuat kebaikan.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan dakwah dan perjuangan politik tidak bisa diraih secara individual.
Baca juga Dinkes Subang Siagakan Pelayanan Kesehatan Puskesmas 24 Jam Selama Pemungutan Suara Pemilu 2024
“Kita tidak bisa menang sendirian. Jangan sampai kader kita banyak, tetapi seperti buih,” pesannya.
Ia kemudian merumuskan tiga penekanan strategis: pertama, setiap program harus memiliki landasan syar’iyyah yang jelas agar berpijak langsung pada nilai-nilai Al-Qur’an; kedua, perluasan kaderisasi harus berdampak luas dan tidak hanya berfokus pada internal; dan ketiga, pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pembukaan RAKERDA secara resmi dilakukan oleh Dr. Aang Kuvaini melalui prosesi simbolis pemukulan gong sebanyak delapan kali dan pemotongan nanas, yang menandai dimulainya rangkaian agenda strategis partai di tingkat daerah.
Agenda RAKERDA dilanjutkan dengan pemaparan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), termasuk delapan Program Unggulan Nasional PKS.
Selain itu, dipaparkan pula rencana program kerja MPD, DPD, dan DED PKS Kabupaten Subang Tahun 2026, yang kemudian ditutup dengan pleno pengesahan rencana kerja tahun 2026.
Suasana RAKERDA semakin hangat dengan adanya kejutan dari panitia yang menghadirkan istri dan anak-anak pimpinan DPD PKS Kabupaten Subang.
Momen ini menjadi simbol bahwa pelaksanaan RAKERDA sebagai awal program kerja jangka panjang kepengurusan DPD PKS Kabupaten Subang 2025–2030 tidak mengabaikan peran keluarga.
Sebaliknya, keluarga diposisikan sebagai penopang utama para kader agar tetap kokoh dan konsisten dalam menjalankan amanah dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui RAKERDA ini, DPD PKS Kabupaten Subang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, berlandaskan nilai keislaman, serta berorientasi pada pelayanan dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat luas. (Kontri Subang H. Ade)
