Subang, BOMEN NEWS.ID –
Tokoh masarakat Kabupaten Subang ,H.Yakub Suryana menyikapi pembangunan Jalan Kabupaten di setiap jalan penghubung antar desa dan antara Kecamatan ke Kecamatan lainya tidak disertai pembangunan drainase dan Gorong – Gorongnya.
Menurut Yakub Suryana, Jika pembangunan jalan tidak dibarengi dengan Pembangunan drarnase dengan pembangunan gorong – Gorongnya jalan sebagus apapun tetap akan cepat ruksak.
Menurut Yakub Suryana sangat mengapresiasi Bupati Subang, Pambangunan Jalan Kabupaten Subang di setiap Wilayah terus di Kebut , dari Mulai Kota Subang hingga Jalan Kabupaten Lintas desa dan kecamatan terus dibangun dengan program mgawangun bareng Rakyat ( NGABRET).
Namun disisi lain ada yang janggal kurangnya di perhatikan dengan tidak dibangunnya Gorong – Gorong dan Drarnase untuk lancarnya aliran Air agar kualitas Jalan Hotmik maupun Beton tetap terjaga karena musuh satu satunya Aspal dan Cor beton adalah Air.
Menurut H.Yakub Suryana Perencanaan Pembangunan jalan Provinsi itu bagus karena Pembangunan Jalqn berikut draenase sekligus biar saluran airnya lancar dan jalan awet .
Suryana memberi Masukan kepada PUPR, agar selanjutnya di 2026 di bangun draenase dan Gorong Gorongnya biar Air tidak tumpah ke Jaalan.” Ucapnya.
Sementara Kabid Jalan H.Ahmad Amin saat di Konfirmasi , Selasa (30 Desember) menyebut bahwa perencanaan pembangunan drarnase adanya di bidang Jembatan.
Akan tetapi kita Sinkronkan selalu berkordinasi tentang pembangunan Drarenase dan Gorong – Gorongnya.
Ahmad Aminmengakui untuk Subang Wilayah Selatan belum dibangun Drarnase dan beberapa titik Gorong Gorong, karena pembangunan Sekarang fokus pada pembangunan jalan.
Nanti kitaberkordinasi dengan perencanaan di bidang jembatan karena perencanaan pembangunan Drarnase saluran Air berada di bidang jembatan.
untuk Pembangunan draenase dan Gorong Gorong dibangun Tahap kedua di 2026, juga banyak Gorong – Gorong yang tertutup kita akan perbaiki dan fungsikan biar aliran
airnya jalqn kembali.
Sementara Kabid Jembatan Ida, saat mau di Konfirmasi sedang kegiatan di luar kata salah seorang Stafnya. (H. Ade Bom)
